Langsung ke konten utama

X ATU Dasar Kesehatan Ternak

Proses belajar mengajar akan menyenangkan dan berjalan dengan lancar apabila dua arah antara pengajar dan pembelajar dapat menemukan SINERGI yang baik. Ibarat ilmu fisika gelombang udara yang dihasilkan antara keduanya seirama dan saling melengkapi, satu menjadi gelombangnya yang lain menjadi landainya.

Materi pelajaran akan mudah dipahami oleh pembelajar jika teknik dan cara memperoleh pelajaran dilakukan dengan cara yang asyik, cara yang mudah dan dengan cara yang baru.

Untuk materi biosecurity secara teori telah disampaikan pada pertemuan Sebelumnya. Selanjutnya materi tentang biosecurity secara operasional. Ibarat suatu pekerjaan, sebelum melakukannya perlu diperhatikan keselamatan dan kesehatan kerjanya. Baik untuk peternak, ternak maupu  Bagi lingkungannya.

Operasional yang dimaksud kemudian dijabarkan dalam standar operasional prosedur atau disingkat SOP. Setiap aktifitas dalam kegiatan kita perlu panduan yang rinci dan terukur. 

Untuk materi kali ini model pembelajarannya adalah contekstual  learning dengan metode discovery. Contekstual learning yang dimaksud adalah memahami konsep biosecurity dalam bentuk SOP yang dijabarkan sedangkan metode discovery dengan cara mencari tahu setiap SOP untuk masing-masing pemeliharaan ternak, dalam hal ini kesehatannya.

Teknik contekstual learning dengan metode discovery yang digunakan sebagai berikut :
1. Setiap siswa membentuk kelompok yang beranggotakan 4 orang
2. Setiap kelompok mendapatkan pembagian tugas berbeda beda. 
3. Setiap kelompok mengumpulkan informasi tentang SOP untuk materi yang diperoleh
4. Setiap kelompok membuat ringkasan dan ditempel dalam karton A3 dengan sekreatif mungkin
5. Setiap kelompok menempelkan hasil kelompoknya di dinding kelas atau tempat yang nyaman buat mereka
6. Setiap kelompok menugaskan 2 anggotanya untuk bertugas sebagai pemateri dan pembahas hasil karya, sementara 2 orang lainnya melakukan Kunjungan ke kelompok lain
7. Secara bergantian perwakilan kelompok mendatangi satu persatu kelompok lainnya dan mendengarkan penjelasan serta mengajukan  Pertanyaan.
8. Setelah melakukan diskusi perkelompk, sambil mencatat mereka melakukan penilaian terhadap kelompok yg dikunjungi, kita beri kode heart (jika penjelasan sangat bagus), tanda centang (untuk penjelasan biasa saja), dan tanda silang (untuk kelompok yang tidak bisa menjelaskan dengan baik) 
9. Selesai melakukan kunjungan setiap anggota kelompok yang telah melakukan  Kunjungan menjelaskan ke teman kelompoknya yang memberikan penjelasan ke kelompok lain.
10. Sebelum melakukan kesimpulan hasil kunjungan, terlebih dahulu dihitung peroleh tanda heart, centang dan silang masing-masing kelompok dan diberikan  Aplouse untuk kelompok yang paling banyak mengumpulkan tanda heart.
11. Semua peserta didik kembali ke tempat duduknya masing-masing dan dilakukan sharing dan diskusi terbuka hal-hal apa saja yang masih belum dirasa cukup dari penjelasan teman-temannya. Sekaligus meriviw hasil diskusi kelompok.
12. Setiap siswa dipersilahkan menyimpulkan hasil diskusi.
13. Siswa yang mampu memberikan  Penjelasan tambahan diberikan nilai tambahan. 

Pelajaran ditutup dengan doa yang sebelumnya diharapkan agar apa yang dipelajari dapat dipahami dan mempersiapkan untuk materi berikutnya.

Note : teknik ini sangat bagus dan berjalan dengan baik serta sikap seluruh peserta sangat aktif dan saling menghargai antar teman, baik untuk yang menjelaskan maupun teman yang bersama dalam kunjungan.

Mudahan metode metode lain dapat diterapkan  Dengan baik. 

Komentar

  1. Andrie Kristianto12 Agustus 2019 17.04

    Wahhh metode pembelajaran seperti ini menurut saya sangat asyik sih, bisa lebih memberikan ruang keaktifan kepada siswanya dalam menyampaikan pendapat atau memberikan masukan terhadap pendapat yang diutarakan. Jadi tidak hanya memberikan berupa materi saja tapi action dari siswa nya juga dapet, bagus bagus. Dan efeknya juga bisa melatif soft skill dalam berpendapat dan berdiskusi dengan kelompok :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas... Anak-anak jadi lebih memahami karena materi karena temannya sendiri yg menjelaskan, jadi tidak merasa digurui.

      Hapus

Posting Komentar

Development Is Supported By

Postingan populer dari blog ini

XI ATU Agribisnis Ternak Unggas Pedaging

Mari kita bahas materi kemarin sore..
Berhubung selesai diskusi materi dengan anak2. Kita langsung cusss ke kota, maklum akhir pekan.

Akhir pekan ini kita di kota, ada arisan keluarga sekaligus menghadiri undangan pernikahan tetangga di kota... Lets go.. Bismillah.

Sambil menanti pagi, mari kita pelajari kembali yang kita bahas kemarin sore.. Ready???.

Materi yang kita bahas adalah : persiapan Brooding / indukan ayam pedaging.

Sebelumnya sudah kita bahas soal persiapan kandang dna lingkungan, sudah kita praktek kan juga.. Sekarang kita berada di tahap persiapan. Brooding..

Yang perlu disiapkan adalah perlengkapan atau peralatan brooding. Tapi sebelumnya kita bahas dulu apa sih brooding?
Brooding adalah indukan atau tempat untuk DOC (Day Old Chick) atau anak ayam akan dipelihara dan disesuaikan dengan kebutuhan DOC yang sesuai dengan induknya. Dengan kata lain, brooding adalah induk buatan.

Kenapa perlu induk buatan?
Ya..
1. Sebagai pengganti induk
2. Mengkondisikan DOC dan anak ayam s…

Kelas XI ATU : Agribisnis Unggas Pedaging

Persiapan Brooding
Brooding adalah tempat pemeliharaan anak ayam yang disesuaikan kondisinya dengan kebutuhan anak ayam sebagaimana ketika ikut dengan induknya.
Kebutuhan anak ayam yang diperlukan adalah
1. Suhu sekitar 33-35 derajat celcius
2. Pakan dan air minum yang sesuai ada terus menerus (adlibitum)
3. Kondisi brooding nyaman, aman dan steril
4. Mudah dalam penanganan oleh peternak

Pada materi sebelumnya sdh dibahas tentang kebutuhan peralatan brooding yang harus disiapkan. Kali ini membahas hasil praktek membuat brooding.
Setelah semua peralatan tersedia, dihitung kebutuhan masing-masing peralatan sampai membuat brooding yang ideal buat anak ayam.

Kegiatan Praktek pun sudah dilakukan oleh kelas XI ATU dan hasilnya menjadi tugas laporan bagi setiap peserta didik.

Bagi peserta didik kelas XI ATU SMKN 6 Berau silakan diceritakan hasil praktek di kolom komentar. Setiap siswa menulis hasil praktek yang telah dilakukan.

Ditunggu tugasnya ya di komentar


XI ATU Agribisnis Ternak Unggas pedaging

Masih tahap persiapan kandang.

Ya...
Persiapan kandnag sangatlah penting agar sesuai dengan kebutuhan ternak yang akan dipelihara. Terutama untuk ayam pedaging yang cenderung rentan dan tidak tahan dengan kondisi yang tidak sesuai.
Soo.
Kita masih lanjut persiapan kandnag.
Yang dikerjakan hari ini adalah
1. Membersihkan lingkungan kandang, semua semak belukar yang ada disekitar kandnag dibersihkan menggunakan parang atau arit sehingga rumput-rumput liar tidak tambah menutup bagian kandang. Tujuan lain pembersihan lingkungan kandang adalah agar udara bebas masuk ke dalam kandnag tanpa terlindungi semak belukar.

2. Membersihkan selokan atau saluran air, bertujuan untuk mencegah air tidak mengalir atau tergenang yang dapat mengakibatkan jentik nyamuk berkembang biak dan dapat mengganggu kesehatan ternak yang akan dipelihara. Selain itu, bertujuan untuk mengatur aliran air terutama air pencucian tempat minum nantinya yang dapat menyebabkan sumber penyakit.

3. Yang ketiga yang dilakukan ad…